SokoBisnis

Wamen UMKM: Wirausaha Harus Dibentuk, Bukan Hanya Tumbuh Alami

Wamen UMKM Helvi Moraza meendorong wirausaha by design lewat Entrepreneur Hub di Cirebon, libatkan kampus dan bank membangun UMKM inovatif dan kompetitif.

By Deri Dahuri  | Sokoguru.Id
10 Juli 2025
<p>Wamen UMKM Helvi Moraza memberi pemaparan dalam acara Entrepreneur Hub yang digelar di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (9/7/2025). (Dok.Kemenkop)</p>

Wamen UMKM Helvi Moraza memberi pemaparan dalam acara Entrepreneur Hub yang digelar di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (9/7/2025). (Dok.Kemenkop)

SOKOGURU, CIREBON — Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Moraza menegaskan pentingnya menciptakan wirausaha by design atau kewirausahaan berbasis perencanaan sebagai strategi utama untuk memperkuat sektor UMKM di Indonesia.

Dalam acara Entrepreneur Hub yang digelar di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (9/7/2025), Helvi menuturkan bahwa pengembangan wirausaha tak bisa lagi hanya mengandalkan pertumbuhan alami. 

Ia mengatakan pengembangan wirausaha juga diperlukan intervensi sistemik melalui pelatihan, dukungan pembiayaan, riset teknologi, dan sinergi antar pemangku kepentingan.

Baca juga: UMKM Kreatif asal Jakarta, Craftote Sukses Ekspor Kerajinan ke Jepang dan Kanada

“Kami ingin menciptakan wirausaha yang dibentuk dengan strategi matang—melalui pelatihan, ekosistem pendukung, dan kolaborasi lintas sektor. Entrepreneur Hub menjadi langkah konkret menuju tujuan itu,” ujar Helvi.

Dibutuhkan Kolaborasi

Menurut Helvi, kolaborasi antara kampus sebagai pusat riset dan teknologi, perbankan sebagai penyedia pembiayaan, dan dukungan pemerintah daerah serta lembaga perizinan, merupakan fondasi kuat untuk mencetak wirausaha muda yang inovatif, berdaya saing, dan siap menghadapi era digital.

Baca juga: UMKM Solo Raya Unjuk Gigi di Solo Raya Great Sale 2025, Jadi Ajang Kurasi dan Inovasi

Tak hanya itu, Helvi juga menekankan pentingnya pembentukan karakter dalam diri pelaku usaha. Ia menyebut empat nilai utama yang wajib dimiliki wirausaha sukses, yakni Loyalitas, Integritas, Disiplin, dan Inovasi.

“Bisnis tidak hanya soal cuan. Tapi juga harus berakar pada niat baik, proses yang ikhlas, eksekusi yang disiplin, dan kemampuan berinovasi menghadapi tantangan zaman,” kata Helvi menegaskan.

Kampus Jadi Role Model Kewirausahaan

Sementara itu, Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, Achmad Fatih, menyambut baik inisiatif Entrepreneur Hub sebagai momentum penguatan ekosistem UMKM berbasis kampus. 

Ia mengatakan, kampusnya siap menjadi role model dalam menumbuhkan kewirausahaan di daerah, terutama di kalangan generasi muda.

Baca juga: Ratusan UMKM Ramaikan Klaten Fair & Expo 2025, Ajang Promosi Produk Unggulan Lokal

“Kami mendukung UMKM dengan menyediakan pelatihan, akses teknologi, hingga pendampingan pemasaran digital. Kampus harus hadir sebagai katalisator ekonomi rakyat,” ujarnya.

Entrepreneur Hub sendiri merupakan program yang mempertemukan pelaku usaha, akademisi, lembaga keuangan, hingga regulator untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional.

Di Cirebon, kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting lahirnya wirausaha muda yang tangguh, inovatif, dan berkontribusi pada ekonomi daerah. (*)